Foto: Rapat Paripurna DPRD Jabar. Di tengah defisit APBD 2026 yang tembus Rp3,26T dan rencana utang Rp3,4T, Fraksi Nasdem tolak kenaikan pajak dan minta roadmap fiskal jelas.
BANDUNG, EKSKLUSIF.CO — Anggaran Jawa Barat 2026 lagi nggak sehat. Di tengah rencana belanja yang naik, pendapatan Pemprov Jabar justru anjlok Rp2,27 triliun.
Kondisi ini langsung jadi sasaran tembak Fraksi Partai Nasdem DPRD Jabar di Rapat Paripurna. Alarm merah: ruang fiskal Jabar makin sempit.
"Ini bukan cuma soal angka. Ini soal keberlanjutan keuangan daerah ke depan," ujar juru bicara Fraksi Nasdem.
3 Masalah Besar di P-APBD Jabar 2026
1. Pendapatan Anjlok 7,52%
Target pendapatan daerah turun dari Rp30,12 triliun jadi Rp27,85 triliun. Penyebabnya 2 hal:
• PAD jeblok Rp1,57 triliun
• Transfer dari pusat berkurang Rp689,29 miliar
Artinya, mesin uang daerah dan kucuran dari Jakarta sama-sama loyo.
2. Belanja Naik, Defisit Bengkak Rp3,26 Triliun
Ironisnya, saat pendapatan turun, belanja justru naik Rp991,55 miliar menjadi Rp30,82 triliun. Hasilnya? Defisit melebar jadi Rp3,26 triliun. Jomplang banget.
3. Utang Baru Rp3,4 Triliun Mengintip
Untuk menutup lubang, Pemprov Jabar berencana ngutang Rp3,4 triliun.
Nasdem minta jangan asal pinjam. "Harus ada peta pembayaran yang jelas dan realistis. Jangan sampai mengorbankan pelayanan publik di tahun-tahun mendatang,".
BUMD Jadi Sorotan: Modal BIJB Dipangkas 50%
Nasdem juga mengulik pos penyertaan modal ke PT BIJB yang dipotong dari Rp100 miliar jadi Rp50 miliar.
Pemangkasan ini boleh, tapi harus ada syarat: ada roadmap bisnis yang terukur. Jangan sampai duit itu cuma buat nutupin operasional rutin tanpa kejelasan kapan balik modal.
Solusinya? Jangan Bebani Rakyat
Fraksi Nasdem menolak keras kalau Pemprov Jabar menambal defisit dengan menaikkan pajak.
"Jangan kejar PAD dengan menaikkan beban tarif pajak masyarakat," kata Nasdem. Sebagai gantinya, mereka dorong 3 jurus:
1. Perluas basis ekonomi
2. Digitalisasi pemungutan pajak biar lebih efisien
3. Optimalkan kinerja BUMD agar setor dividen lebih besar
Apa Kata Gubernur?
Jawaban resmi dari Gubernur Jabar atas kritik semua fraksi, termasuk Nasdem, dijadwalkan disampaikan di Rapat Paripurna, 4 September 2026.
Dengan defisit Rp3,26 triliun dan utang Rp3,4 triliun di depan mata, publik kini menunggu: jurus apa yang akan dikeluarkan Pemprov Jabar untuk menyehatkan APBD 2026?
Jurnalis: rsw



No comments:
Post a Comment