EKSKLUSIF

Eksklusif.co - Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia, Kabar Terbaru Terkini.


Iklan

Tragedi 3 Pekerja Tewas Di PT Evyap: PT Kinra Gagal Jaga Kek Sei Mangkei, Desakan Mundur Bergema

Eksklusif Co
Friday, 4 September 2026 | 08:54 WIB Last Updated 2026-09-04T01:54:27Z

Gedung PT Evyap Sabun Indonesia di KEK Sei Mangkei ludes terbakar, Kamis 3/9/2026. Atap ambruk dan asap hitam masih membumbung saat 14 unit damkar berupaya memadamkan api. 3 pekerja tewas dalam tragedi ini. FOTO: ISTIMEWA


7 Bulan Lalu Sudah Diperingatkan SBISM. BUPP Proyek Strategis Nasional Ini Kini Diam Seribu Bahasa


SIMALUNGUN, EKSKLUSIF.co - Peringatan itu nyata. Dan darah sudah tertumpah.


Kamis 3/9/2026 pukul 10.30 WIB, PT Evyap Sabun Indonesia di KEK Sei Mangkei terbakar. 3 pekerja terjun dari lantai gedung yang diduga setinggi 35 meter dan tewas di tempat. Api baru bisa dijinakkan setelah 14 unit damkar dari 5 wilayah dikerahkan.


Di balik puing dan asap hitam, satu nama kini jadi sasaran tembak: PT Kawasan Industri Nusantara atau KINRA.


Sebagai Badan Usaha Pembangun dan Pengelola BUPP KEK Sei Mangkei, KINRA gagal total menjalankan tugasnya.


Peringatan 2 Februari Diabaikan


Tujuh bulan lalu, Ketua Serikat Buruh Industri Sei Mangkei Rudi Samosir sudah berteriak.


Di Cafe Dryport, 2/2/2026, Rudi meminta KINRA dan PISMK di bawah Holding PTPN III serius menerapkan UU No.1 Tahun 1970 tentang K3. Jangan kejar target investasi lalu tabrak aturan.


“Jangan nanti karena ambisi pengembangan saja akhirnya banyak regulasi yang dilanggar dan akhirnya menimbulkan konflik di daerah atau di kawasan industri tersebut,” kata Rudi.


Hari ini, "konflik" itu menjelma jadi peti jenazah.


Pabrik Baru 2 Bulan, 3 Nyawa Melayang


Korban adalah pekerja las vendor PT Nirwana Mahanu Putra: Nasri Efendi 43, M Rifaldi 26, Sumadi 39. Semua warga Batubara.


Mereka terjebak. Jalur evakuasi disebut sempit dan tertutup asap. Pilihan terakhir: melompat.


"Struktur besinya habis lebur. Ini bukan api biasa," kata saksi.


Pabrik milik investor Turki ini baru diresmikan 2 Juli 2026. Belum genap 60 hari, sudah makan korban.


Pertanyaannya: di mana pengawasan KINRA selama pembangunan dan operasional awal?


Bungkam. Dan Itu Lebih Bahaya Dari Api


EKSKLUSIF.co sudah kirim 5 pertanyaan resmi ke Sekretaris PT KINRA Miswarindra sejak Kamis: 


Standar K3 KEK? Jalur evakuasi & APAR Evyap sesuai SOP? Ada catatan pelanggaran sebelumnya? Siapa penanggung jawab K3? Apa langkah KINRA sekarang? Jawabannya: nihil.


Sampai berita ini tayang, KINRA memilih bungkam.


Diam itu memicu amarah. Desakan mundur untuk jajaran direksi KINRA mulai menggema di kalangan buruh dan warga.


Gagalnya Bukan Cuma Soal Kebakaran


KINRA dinilai gagal di banyak lini.


Selain abai K3, pengelolaan sampah dan limbah tinja kawasan juga amburadul. Keluhan ini sudah lama, tapi tak pernah dituntaskan.


Padahal KEK Sei Mangkei menyandang status Proyek Strategis Nasional. Seharusnya jadi contoh. Kenyataannya jadi tempat kerja yang mengorbankan nyawa.


"Kami tidak butuh seremonial. Kami butuh BUPP yang bekerja," ujar seorang pekerja yang enggan disebut namanya.


Dinas Tenaga Kerja Sumut dan BPJS Ketenagakerjaan dituntut segera hadir. Negara harus pastikan hak 3 korban dan keluarga mereka tidak diabaikan.


EKSKLUSIF.co akan terus mengawal. Sampai ada yang bertanggung jawab.


Reporter: Riswan

Editor: Redaktur

EKSKLUSIF.co



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tragedi 3 Pekerja Tewas Di PT Evyap: PT Kinra Gagal Jaga Kek Sei Mangkei, Desakan Mundur Bergema

No comments:

Trending Now

Iklan