EKSKLUSIF

Eksklusif.co - Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia, Kabar Terbaru Terkini.


Iklan

PTPN Diem Aja? 22 Hektare Kebun Teh Dijarah, Pemprov Jabar yang Bersihin

Eksklusif Co
Sunday, 30 August 2026 | 21:25 WIB Last Updated 2026-08-30T14:25:01Z

Proses revitalisasi 22 hektare perkebunan teh di Ciater, Kabupaten Subang dan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (30/8/2026). Revitalisasi dilakukan Pemprov Jabar untuk mengembalikan fungsi kawasan yang sebelumnya beralih jadi bangunan liar dan kebun sayur. Foto: Dok. EKSKLUSIF.CO


Revitalisasi Ciater & Pangalengan Telanjangi Bobroknya BUMN Perkebunan


BANDUNG, EKSklusif.co – Selama ini ngaku-ngaku pengelola. Giliran kebun rusak, PTPN malah ngilang.


Pemerintah Provinsi Jawa Barat akhirnya turun tangan merevitalisasi 22 hektare perkebunan teh di Ciater, Subang dan Pangalengan, Bandung. Lahan yang dulunya jadi bangunan liar dan ladang sayur itu kini kembali ditanami teh. Ironisnya, yang harusnya jadi tanggung jawab PTPN, justru APBD Jabar yang dipakai buat nyapu berantakan.


" Dengan merevitalisasi kebun teh, bencana alam dapat dicegah dan mampu menciptakan estetika kawasan," ujar Kepala Dinas Perkebunan Jabar, Gandjar Yudniarsa, Minggu (30/8/2026).


Data Telanjang: Kerusakan Warisan PTPN


Di Ciater saja, kondisinya memprihatinkan:


  • Desa Ciater: 2 hektare, 15.200 pohon ditanam
  • Desa Cisaat: 3 hektare, 25.000 pohon ditanam  
  • Desa Tambakan: 1 hektare, 10.000 pohon ditanam


Total 6 hektare di Ciater dengan 50.200 pohon baru. Sementara di Pangalengan lebih parah: 16 hektare dibabat jadi kebun sayur, kini dipaksa hidup lagi dengan 198.000 pohon teh.


Artinya apa? Selama bertahun-tahun di bawah PTPN, fungsi lahan produktif ini dibiarkan mati. Beralih fungsi jadi liar. Tidak ada kontrol, tidak ada pengawasan.


Gubernur Turun, PTPN Mana?


Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memerintahkan revitalisasi ini dikerjakan bareng warga dan pensiunan karyawan PTPN. Total 96 orang dikerahkan.


Pertanyaannya: kenapa harus nunggu pensiunan dan warga yang bergerak? Kemana direksi PTPN? Kemana tanggung jawab BUMN yang tiap tahun terima subsidi dan gaji triliunan?


Penanaman sudah dimulai sejak November 2025 di Ciater dan Desember 2025 di Pangalengan. Target Pemprov: 12 hektare di Ciater dan 24 hektare di Pangalengan.


Jika PTPN dari awal menjalankan fungsi, 22 hektare ini tidak akan jadi korban keserakahan dan pembiaran.


Kini Pemprov Jabar yang pontang-panting memperbaiki. PTPN? Tinggal duduk manis menunggu panen dari kerja orang lain.


Kontributor: Rsw | EKSKLUSIF.co



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • PTPN Diem Aja? 22 Hektare Kebun Teh Dijarah, Pemprov Jabar yang Bersihin

No comments:

Trending Now

Iklan