EKSKLUSIF

Eksklusif.co - Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia, Kabar Terbaru Terkini.

Iklan

Ono Surono Menyoroti Distribusi MBG yang Tidak Merata di Kedokan Bunder

Eksklusif Co
Sunday, 1 February 2026 | 11:18 WIB Last Updated 2026-02-22T04:21:35Z
DPRD Jawa Barat saat kegiatan pemantauan penyelenggaraan Pemerintah di Kedokan Bunder, Desa Jayalaksana, Kabupaten Indramayu, Kamis (29 Januari 2026). (fOTO iST: Humas DPRD Jabar)

EKSKLUSIF.CO - DPRD Jawa Barat menyayangkan masih ada beberapa sekolah di Kabupaten Indramayu belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Secara spesifik, terdapat empat sekolah dasar dan satu madrasah ibtidaiyyah di Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, menyatakan bahwa pelaksanaan program MBG yang tidak merata merupakan akibat dari pelaksanaan program nasional di daerah-daerah yang seharusnya dilaksanakan secara merata, bahkan di daerah terpencil, khususnya di Jawa Barat. Bahkan mungkin ada sekolah-sekolah di daerah lain di Jawa Barat yang belum terjangkau oleh program MBG.

“Saya mencatat masih terdapat satu Madrasah Islam (MI) serta empat TK atau PAUD (Taman Kanak-kanak) yang hingga kini belum tersentuh program MBG, meskipun kebijakan tersebut telah berjalan sejak tahun lalu dan telah mendapat dukungan penganggaran dari pemerintah pusat hingga daerah,” kata Ono setelah melakukan kegiatan Pemantauan penyelenggaraan Pemerintah di Kedokan Bunder, Desa Jayalaksana, Kabupaten Indramayu, Kamis (29 Januari 2026).

Ono percaya bahwa percepatan dan pemerataan pelaksanaan program MBG sangat penting untuk mencapai tujuan peningkatan kebutuhan gizi siswa secara optimal, terutama di daerah yang belum mendapat manfaat dari program tersebut.

“Prinsip pemerataraan dan keadilan harus dikedepankan seluruh siswa dapat segera menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG),” tegasnya.

Ono menyatakan bahwa DPRD Jawa Barat akan berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Indramayu dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan bahwa penyebab belum tersalurkannya program MBG dapat segera ditindaklanjuti. Ia juga akan mendorong percepatan distribusi dan penetapan skala prioritas untuk daerah-daerah yang belum menerima program tersebut.

"Tentu saja, langkah-langkah yang kita ambil harus dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk menentukan bagaimana hal ini dapat terjadi sementara program MBG sudah berjalan," katanya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ono Surono Menyoroti Distribusi MBG yang Tidak Merata di Kedokan Bunder

No comments:

Trending Now

Iklan