Listrik padam di Sumatra, warga Kota Perdagangan, Pematang Bandar terpaksa menggunakan penerangan darurat dengan lilin.
EKSKLUSIF.CO - Pemadaman listrik di Sumatra mengganggu aktivitas ekonomi di beberapa wilayah, termasuk UMKM.
Pemadaman listrik, yang meluas dari Aceh hingga Jambi, memicu kemarahan publik karena melumpuhkan aktivitas ekonomi sepenuhnya.
Seorang warga Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa pemadaman listrik di daerahnya sering terjadi tanpa peringatan.
Namun, Bang Kumis, demikian ia biasa dipanggil, mengatakan bahwa pemadaman kali ini adalah yang terlama, membuat sepanjang malam gelap gulita.
Awalnya, dia mengira padamnya listrik itu hanya akan berlangsung selama tiga jam, tetapi ternyata dari pukul 18 sore WIB hingga pukul 2 siang WIB keesokan harinya, masih belum ada tanda-tanda listrik akan menyala kembali.
"Kami, warga Pematang Bandar, sudah terbiasa mengalami pemadaman listrik. Jadi saya berasumsi paling lama hanya akan memakan waktu tiga jam. Tapi ternyata perkiraan saya salah," katanya, Sabtu (23/5/2026).
Mengenai seringnya pemadaman listrik di kota perdagangan tersebut, ia menjelaskan bahwa masyarakat Pematang Bandar mencurigai PLN karena sejak berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, listrik sering padam.
"Anehnya, sejak Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei mulai beroperasi, pemadaman listrik sering terjadi. Kami menduga pemadaman tersebut terkait dengan KEK," imbuhnya. (Red)



No comments:
Post a Comment