EKSKLUSIF

Eksklusif.co - Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia, Kabar Terbaru Terkini.

Iklan

Bocoran KTT Nato: Trump Jual "Patriot" Demi Greenlandia

Eksklusif Co
Thursday, 9 July 2026 | 19:12 WIB Last Updated 2026-07-09T12:12:03Z

Katanya KTT NATO sukses.

Tapi di ruang tertutup, Trump mainkan "politik transaksi".

ANKARA, EKSKLUSIF.CO - Di balik tembok KTT NATO di Ankara, Rabu (8/7/2026), terjadi negosiasi sengit yang tak disiarkan.

Sumber EKSKLUSIF.CO di delegasi Eropa menyebut, 3 hari pertama KTT diwarnai "tekanan maksimal" dari Presiden AS Donald Trump.

Isinya: Trump menuntut sekutu menaikkan belanja pertahanan dan kembali melontarkan ultimatum kontroversial: "Greenlandia harus di bawah kendali AS."

"Pengurangan pasukan kami di Eropa tergantung Greenlandia," kata Trump di forum tertutup, menurut sumber tersebut.

Tuntutan itu sontak membuat PM Denmark Mette Frederiksen walk out dari sesi bilateral.

TAPI ADA TRANSAKSI
Menjelang penutupan, narasi berubah 180 derajat.

Trump tiba-tiba mengumumkan "hadiah besar": Lisensi produksi sistem rudal Patriot untuk Ukraina. Nilai bantuan NATO-UE ke Kyiv juga dipatok fantastis: Rp1.448,6 Triliun hingga 2027.

"Kami melalui pertemuan yang luar biasa. Ini sukses besar," ujar Trump di konferensi pers.

Sekjen NATO Mark Rutte bahkan secara terbuka memuji Trump.
"Peningkatan belanja pertahanan Rp6.2 Triliun terjadi karena tekanan Anda," kata Rutte.

APA MAKSUDNYA?

Analis melihat ini sebagai "politik transaksi" khas Trump.
1. Tekan dulu: Kritik biaya, gertak cabut pasukan, ungkit Greenlandia.
2. Kasih "hadiah": Patriot untuk Ukraina, F-35 untuk Turki, agar Eropa merasa "menang".
3. Tutup dengan pujian: NATO tetap "tidak tergoyahkan" pasal 5 nya.

Pertanyaannya: Apakah Eropa benar-benar solid, atau hanya tunduk karena takut ditinggal AS?

Satu hal pasti. Greenlandia belum selesai. Dan Trump belum menyerah.

Sumber EKSKLUSIF.CO di delegasi Eropa

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bocoran KTT Nato: Trump Jual "Patriot" Demi Greenlandia

No comments:

Trending Now

Iklan