EKSKLUSIF.CO, Kota Bogor
Satu tahun setelah longsor memutuskan akses Batutulis, proyek trase baru akhirnya jalan. Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono meninjau langsung lokasi di Bogor Selatan, Minggu (19/7/2026), dan menagih janji: selesai Oktober 2026.
“Ini yang lama dinanti warga. Konstruksi pakai APBD Provinsi Jabar, pembebasan lahan ditangani Pemkot Bogor,” kata Ono di lokasi.
Progres 22%, Waktu MePet
Berdasarkan laporan pelaksana, pembangunan baru mencapai 22%. Artinya, dalam 3 bulan ke depan kontraktor harus mengejar 78% sisa pekerjaan agar sesuai target.
Ono menyebut sinergi Pemprov Jabar dan Pemkot Bogor jadi kunci. Tanpa itu, proyek bisa molor lagi seperti penanganan pascalongsor 2025 lalu.
“Insyaallah Oktober 2026 nanti pembangunan selesai. Yang dibangun bukan hanya jalannya. Ada drainase, taman, dan penghijauan kembali Leuweung Batutulis,” tegasnya.
Penanaman kembali kawasan, menurut Ono, bukan sekadar kosmetik. Itu bagian dari mitigasi agar longsor tidak terulang dan memutus akses warga untuk kedua kalinya.
DPRD: Kawal Sampai Tuntas
Selain progres, Ono menyorot dampak ke warga. Ia meminta pelaksana proyek menjaga kebersihan jalan dari material truk proyek agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
“Komitmen DPRD Jabar jelas: kawal sampai selesai, tepat waktu, berkualitas, dan bermanfaat nyata,” ujarnya.
Bagi warga Bogor Selatan, trase baru Batutulis bukan sekadar jalan. Ini soal akses, ekonomi, dan rasa aman dari bencana.
Dan waktu Oktober 2026 itu, kini jadi tolok ukur kerja Pemprov, Pemkot, dan DPRD.
(Lia)



No comments:
Post a Comment